KETIKA ITU
Saat kau ada, adalah
jauh dari hari ini
Saat kau bahagia,
adalah jauh dari kepedihan ini
Saat kau tertawa,
adalah jauh dari tangis ini
Saat kau berlari,
adalah jauh dari kelumpuhan ini
Saat kau bercerita,
adalah jauh dari kebisuan ini
Saat kau ada, adalah
saat kita berdua
Menumpas duka, menarik
bahagia
Menutup asa, meraih
cita
Menyapu lara, menyambut
suka
Saat kita bahagia,
adalah saat kau ada
Saat kita bersama…
Ketika itu…
Sebelum jauh kau
menginap dalam surga…
Bahira Zahra
18;33 (25-09-2011)
Sesekedar-Ku
Aku ingin, di bawah
alam dalam malam ini,
aku adupadukan segala
rasa
Yang bermuara dari
dalam dada
Di relung palung
terdalam sukmaku.
Yang dalam cerita,
Kita ada dalam selubung
asmara…
Malam menyambut,
mempersilahkan.
Ia berikan cahaya
anggun sang bintang,
Wakilkan pilau lilin
Kemudian,
disempurnakannya dengan rembulan…
Nampaklah begitu roman.
Oh, aku masih
dipersimpangan.
Kerinduan ini seakan
tak bertuan.
Bertahta tak kunjung
punah.
Jarum jam memanahku.
Membunuhku…
Beri pertanda bahwa harus
segera aku buang harapan.
Harapan untuk bisa
temukan sempat bertatapan.
Argh… Aku tak mau
kalah.
Jika sudah begini…
Kulayarkan gejolakku
ketepian dermaga hayal
Namun…
Harapanku tak kunjung
hilang
Diterjang jahatnya
ombak kehidupan
Tiga panah dalam kantung
bulat itu
Terus berlari, menacap
pada angka-angka
yang selalu berbaris
rapi
Kadang aku tersungging
Panah itu berputar,
mampir pada halaman
angka-angaka
Sampai panah yang lain
bertamu
Kemudian panah yang
lainnya berlalu
Berpindah kelain tuan
angka
Aku ingin mendekat,
Tanpa panah yang
mengejarku berlari
Sayang, aku selalu
terhentikan.
Perjalananku
Menjadikanku lumpuh dan
bisu…
Diamku bukan berarti
tak berkata
Sukmaku berteriak
memanggilmu
Ku kabarkan padamu,
Dalam palung hati ini
ada rindu
Percayalah,
Hanya untukmu ku
persembahkan…
Sebilah rindu yang luka
Berdarah-darah tersayat
panah kehidupan
Bila rindu ini tak
sesempurna dulu
Saat baru saja ia
datang
Biarkan dia
beristirahat di istana hatimu,
Sampai ia sembuh…
Beserta itu, kasih dan
sayang
Biarkan berlabuh…
Kupersembahkan gelap
selepas senja pulang…
Bahira Zahra
18;59 (13-09-2012)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar